Wisata ala Backpacker di Thailand

Posted: 5 Februari 2011 in kata
Tag:, ,

Jangan pernah meninggalkan Khaosan Road di Thailand jika Anda ingin memilih berwisata ala Back Packer Tourist alias Turis Tas Punggung yang berkantong cepak. Sebab, itu tempat segala informasi wisata Negeri Gajah Putih termasuk negara-negara lain bisa diperoleh. Sangat mudah untuk mencapai Khaosan Road, karena tersedia fasilitas shuttle bus dan bandara Don Muang dengan tarif 100 bath (Rp 25 ribu). Dari tempat tersebut, semua objek wisata di Thailand ditawarkan mulai dari wisata tracking di Chiang Mai, Golden Triangle (perbatasan antara Thailand, Burma dan Laos) di Chiang Rai, sendratari Siam di Rose Garden, Penangkaran Buaya di Samut Prakan, atau menyusur Ancient City Ayuthaya sambil makan siang di kapal pesiar, pasar terapung di Damnoen Saduak, pusat batu permata di Kanchaburi, snorkeling di beberapa pulau seperti Koh Samet, Koh Samui, Phi Phi Island, pantai Pattaya lengkap dengan sajian Tari Pria setengah Wanita (wadam) nan cantik jelita dan lain sebagainya.

Fantastisnya, harganya sangat murah, dan biasanya ditawarkan dalam bentuk paket lengkap dengan akomodasi, tiket masuk lokasi wisata dan makan.

Entah berapa banyak agen travel yang membuka usaha di sepanjang jalan Khaosan Road,yang seolah-olah tidak pernah tidur itu. Pada pagi buta beberapa petugas sibuk menggelompokkan turis mancanegara sesuai tujuan wisata, sementara siang harinya jalan tersebut penuh lalu lalang turis ke dan dari toko suvenir, agen perjalanan, restoran, hotel, atau money changer.

Intinya, semua keperluan wisatawan tersedia di Khaosan Road. Adapun pada sore hari, beberapa petugas biro perjalanan kembali memberi komando para turis untuk mengelompok sesuai tujuan wisata mereka. Pada malam hari, jalanan seolah-olah berubah menjadi kafe-kafe, tempat berajojing, minum, atau “sanook” (bahasa Thai yang artinya bersenang-senang).

Tidak salah jika Khaosan Road menjadi tempat favorit dari kelas Back Packers model hippies, urakan, gembel, bertatto, tanpa baju, dan terlihat kusut karena jarang mandi) hingga yang kelas perlente. Apalagi, selama ini tempat tersebut relatif aman dari ancaman bom dan sejenisnya. Terbukti ketika terjadi tragedi Bom Bali, Khaosan Road dijaga ketat petugas keamanan yang berkuda hilir mudik sehingga tak ada dampak penurunan kunjungan wisata di Thailand.

Pelayanan yang diberikan kepada turis selain kunjungan wisata dalam bentuk paket, juga pelayanan pengurusan visa ke berbagai negara. Harga yang ditawarkan oleh agen perjalanan di Khaosan Road terkadang tidak masuk masuk akal saking murahnya. Misalnya untuk tujuan ke Siem Reap berkisar 300 Bath (Rp 75 ribu). Bisa dibayangkan pergi ke luar negeri dengan perjalanan yang memakan waktu hampir 12 jam hanya sekitar Rp 75 ribu. Harga sebasar itu berlaku hampir di semua agen perjalanan sepanjang Khaosan Road.

Satu hal yang menarik untuk diamati adalah agen perjalanan hanya melayani order pesanan dari para turis selanjutnya urusan perjalanan diserahkan kepada pihak lain. Jadi pihak agen perjalanan tidak melakukan sendiri urusan transportasi tetapi ada pihak lain yang kemudian mengkoordinasikannya dengan agen perjalanan lainnya.

Untuk harga paket tur yang ditawarkan relatif berbeda satu dengan lainnya, meskipum perbedaannya tidak banyak. Karena itu, ada baiknya melakukan beberapa perbandingan sebelum memutuskan agen perjalanan tertentu.

Hanya saja, Anda harus waspada untuk memilih paket tur yang ditawarkan, sebab terkadang antara promosi dan kenyataannya berbeda jauh. Mau contoh? Promosi Sea World Thailand yang berada di daerah Pattaya disebutkan sebagai terbaik se-Asia Tenggara. Pada kenyataannya, Sea World kita yang berada di Ancol lebih bagus dan lengkap koleksinya.

Hati-hati juga untuk memilih wisata alam seperti tracking di daerah pedalaman Chiang Mai karena terlalu berat untuk ukuran orang Indonesia, apalagi jika kita satu grup dengan turis Barat. Ibaratnya, mereka 1 langkah kaki, kita 2 kali melangkah.

Satu hal yang patut diacungi jempol adalah upaya mengeksploitasi sumber daya wisata yang ada, melalui promosi besar-besaran dan koordinasi yang baik antarbiro perjalanan yang menjadikan Khaosan Road tetap hidup, tetap dikunjungi dan menjadi tempat favorit bagi turis muda yang berasal dari seluruh

 

Perempuan.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s