HIDUP INI SEDERHANA KOK …

Posted: 1 September 2008 in renungan

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke

dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia

mendapatkan pekerjaan tersebut.

* Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara

kebiasaan yang baik.

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang

yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain

memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih

mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari

setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil

ditarik/diambil kerja di tempatnya.

* Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya

inisiatif sedikit saja.

Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.”

Ibu menjawab: “Mengapa?”

Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.”

* Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak

marah-marah.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.

Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu

tetap akan tumbuh dengan subur.”

Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang

membina anakku.”

* Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin

bekerja.

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke

dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?”

Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”

Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.”

Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.”

Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari

dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”

* Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan

segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan

meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir

jalan:

“Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”

Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”

Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan

menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

* Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari

kemalasan saja.

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan

dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan

gembira.

Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”

Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”

* Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah

dan memiliki secukupnya saja.

YANG PALING PENTING, HIDUP INI HARUS BERMANFAAT BUAT MAKHLUK LAIN.

BUKANKAH:

1. HARI INI LEBIH BURUK DARI KEMARIN —> CELAKA

2. HARI INI SAMA DENGAN KEMARIN —> RUGI

3. HARI INI LEBIH BAIK DARI KEMARIN —> BERUNTUNG

JADI, SATU-SATUNYA PILIHAN ADALAH CONTINUOUS IMPROVEMENT….

MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT…

Komentar
  1. krisika mengatakan:

    wah.. mbaknya dewasa sekali yah?! jd nambah ilmu nee.. btw.. bgemane klo kita kerja sama kyak km ma ary.. linklinklink.. hehhehe.. thx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s